A10 Fusion: big.LITTLE Pertama Apple

0
1804
A10 Fusion

CHIP.co.id A10 Fusion – Dengan diluncurkannya iPhone 7 dan iPhone 7 Plus menandakan bahwa Apple juga kembali meluncurkan sebuah prosesor dan SoC terbarunya. Dengan nama A10 Fusion, ternyata ini pertama kalinya Apple membuat SoC dengan prosesor empat inti yang dibenamkan ke dalam sebuah smartphone. Lalu seperti apakah SoC yang satu ini?

Apple A10 Fusion bukan saja merupakan SoC dengan prosesor quad core untuk smartphone pertama mereka, tetapi ternyata arsitektur milik ARM yang dinamakan big.LITTLE digunakan. big.LITTLE merupakan sebuah arsitektur di mana inti prosesor dibagi menjadi dua jenis cluster berbeda. Cluster big merupakan cluster dengan core prosesor berkecepatan tinggi dan akan digunakan untuk menjalankan aplikasi berat serta game. Cluster LITTLE merupakan cluster dengan prosesor yang memiliki efisiensi daya yang tinggi dan kecepatannya tidak akan sekencang cluster big. Prosesor pada cluster ini akan menghemat energi saat perangkat hanya digunakan saat membaca email, idle, dan lain sebagainya.

A10 Fusion

Apple A10 Fusion diklaim oleh Apple memiliki kinerja yang lebih kencang sekitar 40% dibandingkan dengan Apple A9. Selain itu, ternyata kinerja prosesor ini terhitung memiliki peningkatan 120 kali dari generasi pertamanya. Hal tersebut sudah tentu membuat iPhone 7 dan iPhone 7 Plus menjadi smartphone terkencang yang ada sampai saat iin. Akan tetapi, bisakah Anda membayangkan seberapa kencang smartphone tersebut? Belum? Mungkin perbandingan di bawah ini bisa membuat Anda lebih bisa membayangkannya.

Baru-baru ini, nilai benchmark GeekBench untuk Apple A10 Fusion sudah muncul. Pada aplikasi Geekbench 4, Apple A10 Fusion yang berjalan pada cluster kinerja akan memiliki nilai 3501 pada single core serta 5631 pada saat kedua core-nya aktif. Uniknya, nilai ini cukup mendekati prosesor rendah daya dari Intel generasi ke 6, yaitu Intel Core M 6Y75. Prosesor yang banyak ditemukan pada notebook tipis tanpa kipas ini membukukan nilai kinerja 3677 pada single core dan 6983 pada saat semua thread aktif. Rentang perbedaan yang cukup kecil ini membuat Apple A10X Fusion memiliki kinerja komputasi yang mirip dengan notebook tipis generasi saat ini. Baca Juga: ” Iklan di Twitter Kini Bisa Muncul di Aplikasi Lain Juga “.

Dengan cukup kecilnya perbedaan kinerja satu core antara A10 Fusion dan Core M tentu saja sudah bisa dibayangkan seberapa kencang iPhone 7 dan 7 Plus. Sebagai catatan, sampai saat ini perangkat smartphone dan tablet Android belum memiliki SoC yang dapat mendekati Core M. Dan kita bisa mengandai-andai, saat Apple memproduksi SoC Apple A11, apakah kecepatannya sudah setara dengan Intel Core M generasi ke 7 atau telah melebihinya. Dan apakah Apple akan mengimplementasikan SoC mereka ke dalam MacBook mereka? Hanya waktu yang dapat mengatakannya.

Editor : Kama Adritya