English Arabic Bulgarian Chinese (Simplified) Chinese (Traditional) Czech Dutch French German Greek Hindi Italian Japanese Korean Norwegian Polish Portuguese Romanian Russian Spanish Swedish Catalan Filipino Hebrew Indonesian Ukrainian Vietnamese Thai Turkish
 
 
Home arrow Blog arrow Orang Nomor Satu Microsoft Indonesia Mengundurkan Diri  
Orang Nomor Satu Microsoft Indonesia Mengundurkan Diri Print E-mail
Thursday, 16 July 2009
 
ImagePergantian jajaran direksi di Microsoft Indonesia kembali terjadi. Tony Chen, yang telah menduduki posisi President Director Microsoft Indonesia selama 7 tahun, menyatakan untuk mengundurkan diri. Kabar tersebut terdengar cukup mengejutkan dan menjadi pukulan yang cukup telak bagi Microsoft Indonesia.

Banyak kontribusi berarti yang telah diberikan oleh Tony Chen, seperti terselenggaranya Government Leaders Forum di tahun 2008, penyediaan guru sebanayk 185000 orang dengan pelatihan keahlian Teknologi Informasi, menyediakan pelatihan untuk 2 juta petani, dan masih banyak lagi.

Tony Chen mengumumkan keputusan pribadinya mengundurkan diri dari perusahaan untuk mengejar tantangan baru dalam kehidupannya. Namun, tidak diketahui tantangan baru yang seperti apa yang dikejar oleh seorang Tony Chen.

“Ini adalah keputusan yang sangat berat bagi saya. Microsoft adalah perusahaan yang menganut nilai-nilai besar dengan pegawainya yang juga mempunyai semangat besar, dan sayapun sangat mencintai kehidupan saya selama bekerja untuk Microsoft 7 tahun belakangan ini. Namun, setelah melakukan pertimbangan dalam waktu beberapa bulan ini, saya telah siap untuk memulai pengembangan baru dalam karir saya, dan mengambil keputusan sulit untuk meninggalkan Microsoft guna mengejar tantangan dan tanggung jawab yang  berbeda,” kata Tony.

Tony Chen masih akan "ngantor" di Gedung BEJ lantai 18 sampai tanggal 30 September 2009. Siapa suksesor dari Tony Chen? "Microsoft masih mencari orang terbaik yang siap menerima tampuk sebagai orang nomor satu Microsoft di Indonesia,", demikian dikatakan Public Relation Manager Microsoft Indonesia, Mona Monika, yang saat dihubungi berada di kota Bangkok. Untuk sementara, kursi yang ditinggalkan oleh Tony Chen akan diduduki oleh Faycal Bouchlaghem, CIO Microsoft. 

Kemanakah selanjutnya Tony Chen akan berlabuh? Belum ada konfirmasi mengenai hal ini. Namun, CHIP akan mencoba mengira-ngira ke pelabuhan mana pak Tony akan bersandar. Beberapa bulan lalu, tepatnya pada bulan Januari 2009, Country Manager Cisco Indonesia pada waktu itu, Irfan Setiaputra, juga mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan tersebut. Sampai saat ini, posisi Country Manager Cisco Indonesia yang ditinggalkan Irfan masih lowong. Posisi yang kosong tersebut sementara dijabat oleh, Christian Hentschel, Managing Director for Emerging Countries in Asia. Mungkinkah tantangan baru yang dimaksud oleh Tony Chen adalah sebagai Country Manager Cisco Indonesia? Mari kita tunggu saja perkembangan selanjutnya.

Source:Press Release, Author: Del, MRW

 

   
Quote this article in website
Favoured

Users' Comments  RSS feed comment
 

Average user rating

   (0 vote)

 

Display 1 of 1 comments

Siapapun penggantinya

By: Andi () on 07-08-2009 23:29

Siapapun penggantinya

By: Andi on 07-08-2009 23:29

Siapapun pengganti Mr. Chen bagi saya tidak begitu krusial, yang penting Microsoft bisa membantu memajukan bangsa Indonesia tercinta ini.. dan yang lebih penting.. bisa menurunkan harga jual softwarenya terutama Windows dan Microsoft Office terutama kepada kalangan menengah kebawah dan organisasi non profit dengan harapan semua masyarakat Indonesia bisa lebih maju, "melek" teknologi, dan tidak menggunakan Windows serta Office bajakan.

 

» Report this comment to administrator

» Reply to this comment...

Display 1 of 1 comments



Add your comment
Name
E-mail
Title  
Comment
 
Available characters: 800
   Notify me of follow-up comments
  Mathguard security question:
CRP         H        
  W    H    B G   F6U
76S   Y5T   SKB      
D      L      1   1YS
XTE           K      
   
   



mXcomment 1.0.9 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved