You are Here : Home > Review > Games
13 January 2017 | 4825 view(s)
Arrival: Bukan Hanya Sekadar Film Sci Fi

Penulis : Kama Adritya

CHIP.co.id - Di antara film-film superhero dan gala aksi dengan budget besar, bisa menemukan sebuah film yang cerdas dan berkualitas tinggi itu bagaikan menemukan berlian. Terlebih lagi kalau film tersebut bergenre Science Fiction. Itulah yang saya rasakan saat menonton film Arrival.

Namun, sebenarnya film ini bukanlah murni sebuah film Sci Fi. Memang Arrival memiliki cerita berbasis fiksi ilmiah, namun itu sebenarnya hanya bungkus di luarnya saja. Setelah ditonton, Arrival sebenarnya merupakan film drama kehidupan dengan cerita berlatar belakang fiksi ilmiah. Hal tersebut yang membuat film ini begitu cerdas dan menarik.

Alkisah tanpa peringatan, datang 12 buah benda asing dari luar angkasa ke Bumi. Banda yang diduga pesawat alien tersebut hanya diam di posisi mereka masing-masing. Sudah sewajarnya jika kemudian para umat manusia berusaha melakukan kontak pertama dengan makhluk luar angkasa ini. Namun, komunikasi membutuhkan pengertian terhadap bahasa dari kedua belah pihak. Oleh karena itu, seorang dosen di bidang bahasa pun dipanggil untuk melakukan usaha komunikasi. Dosen itu bernama Louise Banks yang diperankan oleh Amy Adams. Selain dirinya, ada juga seorang ilmuwan bernama Ian Donnely yang diperankan oleh Jeremy Renner yang akan membantu upaya komunikasi dari segi ilmiah. Keduanya berada di bawah pengawasan Colonel Weber dari militer Amerika yang bertanggung jawab atas situs kedatangan di Amerika.

Jika dibaca sekilas, maka akan jelas terlihat unsur sci fi-nya. Namun, seiring dengan berjalannya cerita pada film ini maka aspek dramanya akan mulai masuk. Jalan ceritanya akan mengalir lebih dalam dan lebih jauh dari sekadar film tentang alien. Ini yang membuat film ini butuh ditonton dengan seksama, karena jika terlewat sedikit saja bisa membuat kita kesulitan memahami kejadian pada ceritanya.

Ini semua tidak lepas dari kehandalan Villenueve sebagai sutradara film ini. Dirinya bisa menghadirkan film dengan alur cerita yang padat dan membuat kita terus terpaku dengan alunan cerita film ini. Meski bayak dialog, film ini tidak terasa membosankan. Justru sebaliknya, karena potongan-potongan adegan yang dihadirkan oleh Villenueve begitu padat dan bermakna.

Bukan hanya kualitas visualnya saja, kualitas audionya juga sangat menunjang jalannya cerita pada film ini. Karena komunikasi merupakan aspek yang penting pada film ini, kualitas audionya juga sangat diperhatikan oleh Villenueve. Bahkan ada beberapa petunjuk yang dihadirkan lewat suara pada film ini. Dari penggunaan musik sampai dengan efek suara latar.

Namun, jika Anda merupakan penggemar karya Villenueve mungkin akan menyadari ada sedikit perbedaan dari karya-karya sebelumnya. Jika film seperti Prisoners atau Sicario yang menjadi bayangan Anda, maka Arrival bukanlah film yang sekelam itu. Meski demikian, ciri khas Villenueve masih terasa dari susunan adegan dan alur ceritanya yang ketat. Arrival juga film dengan rating Remaja, sehingga film ini berbeda dengan karya Villenueve sebelumnya.

Kualitas akting dari para karakternya juga di atas rata-rata, terutama Amy Adams sebagai karakter utamanya. Tak heran dirinya mendapat banyak nominasi di dari berbagai ajang ternama, salah satunya adalah Golden Globe. Meski sayangnya peran Jeremy Renner agak tersampingkan karena fokusnya lebih ke arah karakter Louise, namun dirinya cukup baik dalam memberikan warna tambahan pada film ini. Begitu juga dengan Forest Whitaker yang memberikan unsur urgensi pada film ini, sehingga perannya turut penting pada film ini.

Satu hal yang patut diacungi jempol adalah detail dari film ini yang sangat tinggi. Bahasa yang digunakan oleh makhluk asing tersebut merupakan bahasa baru yang diciptakan khusus untuk film ini. Di bawah arahan Villenueve dan Eric Heisserer selaku pengadaptasi cerita, mereka membentuk tim khusus untuk membuat bahasa baru ini. Mereka meminta bantuan seorang seniman bernama Martine Bertrand untuk mendesain bentuk bahasa tersebut yang terinspirasi dari lukisan Zen. Hasilnya? Sebuah bahasa baru yang bisa berfungsi sekaligus indah untuk dilihat.

Akhir kata, film ini merupakan film yang wajib ditonton jika Anda adalah seorang penggemar film Sci Fi. Atau bahkan jika Anda seorang penggemar film, Anda juga wajib menonton film ini.


Kelebihan
+ Alur ceritanya
+ Kualitas suaranya
+ Detail yang sangat tinggi, sampai bisa membuat bahasa baru
+ Akting para pemainnya, terutama Amy Adams
Kekurangan
- Kemungkinan menonton sekali tidak cukup
Spesifikasi

PEMAIN:

Amy Adams – Louise Banks

 Jeremy Renner – Ian Donnely

Forest Whitaker – Colonel Weber

 

SUTRADARA:

Denis Villeneuve

 

KOMPOSER MUSIK:

Johan Johannsson

 

PENULIS CERITA:

Eric Heisserer dan Ted Chiang

 

SPEC:

Durasi - 116 menit

Rating - Remaja (Ada topik yang perlu bimbingan dari dewasa)

Suara: Dolby Digital

Visual: 2.35:1

After Credit: Tidak Ada.

You may also like:

The LEGO Batman Movie: Kandidat Film Superhero Terbaik

xXx: Return of Xander Cage, Kembalinya Franchise Seru

Star Trek Beyond, Dari Trekkie Untuk Semua Penggemar Film

BenQ Home Video Projectors W2000 Hadirkan Suasana Bioskop di Rumah
comments powered by Disqus
BBM Widget

PIN : C001D0134

Most Popular
Hot Reviews
Publication
© 2012-2017 CHIP ONLINE. PT Prima Info Sarana. All Rights Reserved. | About CHIP | Privacy Policy