English Arabic Bulgarian Chinese (Simplified) Chinese (Traditional) Czech Dutch French German Greek Hindi Italian Japanese Korean Norwegian Polish Portuguese Romanian Russian Spanish Swedish Catalan Filipino Hebrew Indonesian Ukrainian Vietnamese Thai Turkish
 
 
Home arrow Software arrow Praktek Dokter CHIP arrow Dokter CHIP  
Dokter CHIP Print E-mail
Thursday, 06 August 2009
Image

Punya masalah dengan PC?
Kirimkan pertanyaan Anda ke Dokter CHIP
E-mail: This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
CHIP-Forum: http://forum.chip.co.id

1. Set-Top Box Yang Senyap

Memasang Hard Disk Baru untuk Set-top Box

Hard disk dalam Set-top box Anda bising dan terlalu panas? Ganti saja dengan hard disk baru yang tidak berisik dan berkapasitas lebih besar.

  • Siapa saja yang kebetulan memiliki TechniSat DigiCorder T1 notebook dengan hard disk 40 GB terintegrasi tentu mengetahui bahwa perangkat PVR (Personal Video Recorder) ini tergolong bagus dalam hal penerimaan sinyal dan mudah dioperasikan. Namun, DigiCorder T1 juga memilki kelemahan, seperti bunyi hard disk-nya yang bising dan suhu casing yang relatif panas (di atas 65 °C) saat digunakan. Ini tidak hanya merusak hardware, melainkan juga berisiko melukai pengguna.

CHIP berniat mengganti hard disk Seagate 3,5 inci tersebut dengan hard disk notebook 2.5 inci agar kebi­sing­an dan panas yang dilepaskan dari dalam casing berkurang, serta lebih hemat listrik.

Mengetahui sistem file set-top box

Masalah utama saat mengganti hard disk set-top box adalah sistem file yang digunakan produsen untuk memformat hard disk. Sangat jarang sebuah hard disk baru dapat diformat dengan mudah melalui pilihan menu dalam box seperti pada DigiCorder. Biasanya hard disk harus di-install dengan sistem yang tepat. Cara termudah adalah meng-copy isi hard disk lama ke hard disk baru melalui perintah Linux "dd" atau dengan program dd_rescue. Namun, metode copy 1:1 ini tidak menyediakan tempat yang lebih banyak daripada sistem sumber. Apabila masih tersisa tempat di hard disk, tempat tersebut tetap saja tidak dapat digunakan. Pengguna tingkat lanjut mungkin dapat mendeteksi sistem file-nya melalui panduan khusus yang tersedia di Internet.

1 Menyediakan Perangkat dan Hard Disk Baru

Image

Persiapan – Selain sebuah hard disk notebook 2,5 inci dengan interface IDE, Anda pun membutuhkan adapter IDE 3,5 ke 2,5 inci, modul mounting hard disk 2,5 inci berukuran 3,5 inci, dua jenis obeng kembang. Adapter IDE dan modul mounting bisa Anda dapatkan di toko-toko komputer.

2 Noda Akibat Terpaan Panas
Image

Noda bakar – Ketika ingin membuka sekrup, CHIP melihat adanya noda gelap pada casing yang terletak tepat di atas lokasi hard disk. Hal ini menunjukkan bahwa terpaan panas yang berlangsung lama dan intensif mengakibatkan cat casing hangus. Tanda ini semakin memperkuat keyakinan CHIP untuk mengganti hard disk yang ada di dalamnya.

3 Membuka Tutup Casing
Image

Akses – Untuk mengakses bagian da­lam, singkirkan tutup casing. Pastikan sebelumnya agar steker telah dicabut mengingat banyak komponen recorder tidak diisolasi sehingga berisiko terse­ngat listrik. Setelah melepas empat sekrup pada sisi belakang dan sam­ping, dengan mudah tutup casing dapat ditarik ke belakang dan ke atas.

4 Melepas Front Panel
Image

Penuh dengan sekrup – Di belakang front panel ada dua sekrup yang menahan hard disk. Untuk dapat menjangkaunya, lepaskan dua sekrup di kiri dan kanan panel. Tarik panel ke depan sambil menekan sedikit penahannya di atas dan samping. Selanjutnya, cabut kabel pipih dengan hati-hati dari konektornya.