English Arabic Bulgarian Chinese (Simplified) Chinese (Traditional) Czech Dutch French German Greek Hindi Italian Japanese Korean Norwegian Polish Portuguese Romanian Russian Spanish Swedish Catalan Filipino Hebrew Indonesian Ukrainian Vietnamese Thai Turkish
 
 
Home arrow Software arrow Praktek Dokter CHIP arrow Dokter CHIP 06-2009  
Dokter CHIP 06-2009 Print E-mail
Tuesday, 18 August 2009
Image
 
Punya masalah dengan PC?
Kirimkan pertanyaan Anda ke Dokter CHIP
E-mail: This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
CHIP-Forum: http://forum.chip.co.id

1|Membuat 3D VIEWER DIGITAL

Slideshow Gambar 3D di Rumah Anda

Bosan dengan foto-foto lama yang terpajang di rumah? Hadirkan nuansa 3 dimensi yang mempesona pada berbagai koleksi foto Anda.

  • Masa-masa di mana kita hanya dapat menyaksikan gambar 3D dalam buku-buku yang dirancang khusus tampaknya sudah berlalu. Kini, gambar 3D atau bahkan film 3D bisa kita lihat di monitor 3D tanpa harus memakai kacamata khusus. Simak solusi CHIP berikut ini untuk dapat menampilkan rangkaian foto dengan efek 3D di ruang keluarga Anda.

CHIP akan menjelaskan bagaimana merakit sebuah 3D viewer untuk foto digital stereoscopic. Untuk mendapatkan foto-foto jenis ini, Anda membutuhkan dua kamera digital yang sama dan dapat "memotret" secara sinkron melalui remote control inframerah. Anda pun perlu mengggunakan lensa tambahan khusus yang membuat sepasang foto dengan sudut berbeda dalam sekali pemotretan (shot). Lensa tambahan khusus untuk kamera digital SLR ini memiliki harga sekitar US$ 150 atau lebih.

Bingkai berdesain khusus untuk foto 3D

3D viewer yang dijual di toko biasanya memakai foto (kertas) sungguhan. Untuk dapat melihat rangkaian foto dalam 3D, Anda harus mencetaknya. CHIP mengombinasikan perangkat analog tersebut dengan bingkai foto digital khusus agar memiliki efek 3D secara digital. Persiap­kan dahulu sebuah 3D viewer analog (US$ 40), bingkai foto digital (US$ 150), program CAD di PC, jasa pemotong­an lempengan logam, dan sedikit keterampilan tangan (bila terpaksa memakai sebuah konstruksi kayu sederhana). Dengan semuanya itu, Anda akan dapat merangkai sebuah bingkai foto 3D yang meskipun sederhana, tetapi bisa menampikan foto-foto yang mempesona.

1.Persiapan

Image

Persiapan – Untuk mulai merakitnya,  Anda membutuhkan sebuah bingkai foto digital, program CAD untuk PC, 3D photoviewer, obeng, dan peralatan pelengkap lainnya yang biasa dipakai. Bingkai foto yang dipilih adalah Philips 7FF2CME/00 yang berukuran diagonal 7 inci dan resolusi 720 x 480 pixels.

2.Perencanaan

Image

Start – Tahapan penting dalam pembuat­an bingkai ini adalah membuat konstruksi kerangka yang berfungsi sebagai penghubung bingkai foto dan viewer. Namun, sebelum memulainya, ukur setiap komponen. Anda perlu membongkar bingkai foto dan viewer. Yang penting adalah menjaga agar jarak antara foto dan lensa tepat.

3.Desain

Image

Kesabaran – Setelah mengetahui, di mana holder dipasang dan berapa ukurannya, Anda dapat mulai merancangnya. Rancanglah holder sesuai kreativitas Anda. Yang perlu diperhatikan adalah menjaga jarak yang telah diukur. Ingat, tandai juga lubang-lubang bor.

4.Bantuan profesional

Image

Yellow Pages – Untuk holder yang stabil gunakan material yang kuat dan mudah diproses. CHIP merekomendasikan aluminium. Manfaatkan layanan jasa profesional yang menggunakan pemotong khusus. Hasil konstruksi yang dibuat dengan program CAD dapat Anda simpan dalam format file dxf yang umumnya didukung oleh layanan tersebut.