English Arabic Bulgarian Chinese (Simplified) Chinese (Traditional) Czech Dutch French German Greek Hindi Italian Japanese Korean Norwegian Polish Portuguese Romanian Russian Spanish Swedish Catalan Filipino Hebrew Indonesian Ukrainian Vietnamese Thai Turkish
 
 
Home arrow Software arrow Praktek Dokter CHIP arrow Dokter CHIP 05-2009  
Dokter CHIP 05-2009 Print E-mail
Friday, 14 August 2009
Punya masalah dengan PC?
Kirimkan pertanyaan Anda ke Dokter CHIP
E-mail: This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
CHIP-Forum: http://forum.chip.co.id

Image

1|T-ONLINE S100-MODDING

Mediacenter buatan sendiri

Setelah ‘T-Vision’ berakhir S100-box menjadi sangat murah. CHIP tunjukkan, bagaimana merakit sebuah super-mediacenter dari box tersebut.

  • Setelah layanan streaming T-Vision usai banyak pelanggan tidak tahu lagi, apa yang dapat diperbuat dengan settop-box T-Online S100 mereka. Tak heran box dijual murah, misalnya mulai 20 Euro di eBay. Para perakit Linux sudah menantikannya. S100 adalah sebuah PC sebenarnya dengan CPU Celeron 733 MHz, grafik i830M dan 128 MB RAM. Dasar yang sempurna untuk sebuah mediacenter!

50 Euro – tidak dibutuhkan lebih

Dengan sebuah konfigurasi yang mungkin kami tunjukkan, semudah apa Anda dapat memodifikasi box dan melengkapinya dengan sebuah software mediacenter. Tergantung tuntutan, mulai 50 Euro Anda dapatkan TV, radio, home-cinema, harddisk-recorder dan Internet-center dalam sebuah perangkat elegan yang hemat listrik.

T-Online
Pada dasarnya banyak port pada box menguntungkan: 2 SCART-ports, output S-Video dan Composite, output S/PDIF optical dan coaxial, output cinch stereo dan 2 USB-port. Koneksi jaringan dilakukan melalui adaptor LAN (Realtek 8139) atau WLAN (Intersil MiniPCI ISL3890). Paket S100 juga berisi sebuah remote-control untuk mengendalikan mediacenter Anda dengan nyaman dari sofa.
Ada 2 cara untuk memodifikasi S100-box Anda: Yang pertama Anda harus memenuhi persyaratan hardware yang dibutuhkan untuk menginstalasi sebuah sistem Linux sendiri pada box. Selanjutnya mengkonfigurasi si

1.Komponen yang dibutuhkan

Image

Persiapan – Pertama sebaiknya sediakan semua yang dibutuhkan: sebuah kabel listrik, sebuah card-reader, sebuah SD-card, sebuah kabel adaptor VGA, sebuah kabel IDE dan sebuah ‘kawat pencuri’ (Abzweigklemme) untuk power-suppy. Juga dibutuhkan sebuah CD/DVD-drive eksternal dengan power-supply

2.Menginstalasi VGA-port

Image

Menghubungkan monitor – Untuk dapat menginstalasi Linux, untuk sementara dibutuhkan sebuah VGA-port - tersedia sebagai sebuah formasi pin pada board. Kabel untuk itu antara lain dijual di eBay mulai 6,50 Euro. Instalasinya mudah: Hubungkan kabel dengan pins yang ditandai J22. Sisi dengan kabel merah ke pin nomor 1 dalam formasi (ditandai

3.Membebaskan IDE-port untuk card-reader

Image

Menginstalasi SD-card – Agar SD-card dapat digunakan sebagai media penyimpan baru, modul Flash T-Online harus disingkirkan terlebih dulu. Setelah itu instalasikan kabel IDE. Perhatikan agar sisi kabel pipih yang ditandai merah berada pada sisi yang sama dengan tanda untuk pin nomor 1 (sebuah panah kecil).

4.Power-supply untuk card-reader

Image

Mencabangkan listrik – Untuk mengoperasikan card-reader dibutuhkan listrik. Kabel dari board power-supply yang menuju ke mainboard sangat tepat untuk itu. Kabel-kabel pada steker pipih telah memiliki warna yang tepat, sehingga tidak bisa keliru. Hubungkan lah kabel berwarna sama dengan ‘kawat pencuri’ dan perhatikan agar tidak ada ujung kabel yang belum terpasang.