|
Bandung -- Menghadapi makin maraknya perkembangan program-program jahat seperti virus baik di Internet maupun media lainnya, Kaspersky Lab, perusahaan yang sudah berpengalaman dalam bidang anti virus selama 20 tahun, mengajak para pengguna komputer untuk makin waspada terhadap serangan virus yang semakin pintar.  "Alex Ng, Sales & Engineer, SEA, Nathan Wang, Director of Technology Kaspersky APAC, dan Ms Gun Suk Ling, managing Director, SEA Kaspersky Labs."
"Ancaman TI terbesar yang dihadapi pengguna adalah infeksi komputrer via media penyimpanan removable seperti flash drive, CD, dan DVD," jelas Nathan Wang, selaku Director of Technology, Kaspersky APAC disela acara Security Technical Workshop 2009 pada tanggal 5 - 6 Maret 2009 lalu di Grand Hotel Universal, Bandung. "Sementara itu, ancaman terbesar kedua dalam daftar ancaman inti adalah berselancar di dunia maya. Melihat jumlah website yang terinfeksi kode jahat telah meningkat pesat, diperlukan tingkat kewaspadaan yang lebih." ujarnya.  "Alex Ng mendemokan teknologi KAV 2009 dan KIS 2009 pada media." Untuk memerangi ancaman tersebut di atas, para ahli Kaspersky Lab, menawarkan teknologi andalannya, Kaspersky Anti Virus 2009 (KAV 2009) dan Kaspersky Internet Security 2009 (KIS 2009).
Tanpa sepengetahuan pengguna PC, sebuah trojan yang berhasil masuk akan berusaha mencuri semua informasi penting user seperti id, password, serta informasi penting lainnya yang sebelumnya dengan mudah ia dapatkan dengan cara meng-capture semua langkah saat user memasukkan informasi tersebut. Informasi penting tersebut nantinya akan ia letakkan dalam file teks yang disimpan dalam folder tertentu. 
"Nathan Wang, Director of Technology Kaspersky APAC" "Melihat aksi trojan tersebut, KAV 2009 dan KIS 2009 sudah dilengkapi dengan kemampuan mengelabui aksi trojan saat ia meng-capture saat dimasukkannya informasi rahasia. Sehingga, gambar yang terlihat akan hitam semua dan file teks yang berisi informasi rahasia akan terlihat kosong." tukas Nathan. Untuk mendukung dimasukkannya info penting pada web browser, Online Security Protection KAV 2009 juga sudah didukung oleh keyboard virtual yang aman dari trojan, tambahnya lagi. Untuk mempermudah penggunaannya, kedua program ini meminimalisasi jumlah pop up pertanyaan yang diajukan bagi user. Demi keamanan, teknologi dari Kaspersky ini juga akan memilah software yang ter-install pada PC user ke dalam White List dan Black List.
Sementara itu, bagi pengguna smartphone, Kaspersky juga telah melengkapi inovasinya dengan Kaspersky Mobile Security (KMS). Menurut Alex Ng, selaku Sales & Engineer, SEA, KMS telah dilengkapi dengan feature Anti Virus Engine, Anti-Spam, dan feature lain untuk melindungi smartphone dari masuknya spam dan virus. Bahkan, KMS juga didukung oleh feature Anti Theft Protection sebagai solusi saat perangkat user hilang atau dicuri. Dengan teknologi GPS, lokasi ponsel yang hilang dengan mudah dapat langsung terdeteksi.
 "Alex Ng memperlihatkan feature KMS pada smartphonenya" "Feature Anti Theft Protection juga mampu memengirimkan pesan otomatis ke salah satu nomor emergency call saat sim card ponsel tersebut diganti oleh si pencuri. Melalui pesan tersebut, pemilik ponsel dapat menghapus semua info dan memblok semua feature ponsel sehingga tidak bisa digunakan" tambah Alex.
Source: Liputan Kaspersky Lab Author: Nur Hasanah |
|
|